PELATIHAN PENDIDIK MANAJEMEN OPERASIONAL POLSEK T.A. 2019

PELATIHAN PENDIDIK MANAJEMEN OPERASIONAL POLSEK T.A. 2019


Semarang – Kamis (12/12/2019) Bertempat di Gedung Paratama Akademi Kepolisian, Kalemdiklat Polri Komjen Pol Drs. Arief Sulistyanto, M.Si. menutup kegiatan Pelatihan Pendidik Manajemen Polsek T.A. 2019. Hadir pula pada acara ini Gubernur Akpol Irjen Pol Drs. Fiandar dan para pejabat utama Lemdiklat Polri diantaranya Karojianbang Brigjen Pol Drs. Pujiono Dulrachman, M.H., Karo Renmin Brigjen Pol Drs. Raden Purwadi, S.H., Karo Bindiklat Brigjen Pol Asep Safrudin, S.I.K. Serta 170 Peserta Pelatihan dari 34 Polda seluruh Indonesia. Pelatihan dilaksanakan selama 12 hari kerja, terhitung mulai tanggal 2 s.d. 14 Desember 2019.

Kalemdiklat Polri memberi arahan kepada peserta agar kedepan pelayanan Polri tidak seperti “Pemadam Kebakaran”. Polri harus mampu membangun jaringan informasi melalui kemitraan dengan masyarakat, perangkat komuniti Polisi, melakukan koordinasi lintas sektoral, deteksi dini yang efektif guna mendapatkan informasi yang update setiap waktu sebagai langkah antisipasi terhadap perkembangan situasi yang berdampak menimbulkan gangguan di masyarakat.

Kehidupan masyarakat itu selalu dinamis, tugas Polisi mendeteksi dini dengan membangun jaringan informasi yang menghasilkan prediksi intelejen harian. Dari prediksi ini dapat dibuat rengiat harian yang mampu memberikan manfaat kepada masyarakat. Deteksi dini efektif menerapkan Proactive Policing begitu ada masalah cepat dikoordinasikan, diselesaikan pada tingkat RT, tingkat desa, tingkat desa tidak bisa selesaikan tingkat Polsek, maksimum tingkat Polsek harus sudah selesai sehingga tidak berkembang.

Contoh pernah ada demo di depan Istana. Seribu orang mengibarkan bendera bintang kejora. Pasti ada akar masalahnya ditingkat RT, tingkat RW, tingkat desa, atau tingkat kelurahan, tapi dibiarkan. Perjalanan seribu orang itu pasti bisa kedeteksi tapi kita tidak tahu. Ini selalu menjadi contoh.

Hari ini saya datang untuk memberikan pembulatan apa yang harus kalian lakukan. Salah satu tugas pemimpin adalah memudahkan yang sulit, menyederhanakan yang rumit menjadi sederhana dan mudah dipahami sehingga bisa dilaksanakan, bukan sebaliknya.

No Comments

Post A Comment