Peserta Didik Sespimti dan Sespimmen SESPIM POLRI harus menjaga “Marwah” seorang pemimpin

Peserta Didik Sespimti dan Sespimmen SESPIM POLRI harus menjaga “Marwah” seorang pemimpin

Acara pembekalan Kalemdiklat Polri kepada Pasis Sespimti Angkatan-28 dan Serdik Sespimmen Dikreg Angkatan-59 di Gedung Oetaryo, Sespim Polri, Lembang-Jawa Barat. Selasa, 26 November 2019 Mengawali pengarahannya, Kalemdiklat Polri menyampaikan bahwa Serdik Sespim (Sespimmen & Sespimti) merupakan figur dambaan saat taruna Akpol, dimana sejak taruna sudah didoktrin menjadi sosok “Calon Jenderal” Yang artinya memang ditempa untuk menjadi seorang “PEMIMPIN”. Dalam pengarahan terhadap Kalemdiklat Polri menekankan tentang “MARWAH” seorang “PEMIMPIN”, yakni: PEMIMPIN ADALAH SOSOK YANG MEMILIKI VISI GUNA MENUJU SUATU PERUBAHAN POSITIF. ARTINYA, SEORANG PEMIMPIN SELALU “BERORIENTASI” UNTUK MENGAJAK KEBAIKAN DALAM MELAKUKAN SEBUAH PERUBAHAN. DENGAN DEMIKIAN, PEMIMPIN SELALU MEMBAWA “KONSEP” AKAN SUATU PERBAIKAN HINGGA NANTINYA MAMPU DIAPLIKASIKAN MELALUI “TEKAD” KUAT DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN KONSEP YANG SUDAH DIFORMULASIKAN. MENDASARI KONSEP PERBAIKAN TERSEBUT, MAKA PEMIMPIN HARUS MAMPU “MENGEKSEKUSI” APA YANG DINIATKAN. UNTUK ITU, PERLU UPAYA DAN INTEGRITAS TINGGI UNTUK MENJALANKAN SEMUANYA SECARA “KONSISTEN”. Melengkapi amanat Kalemdiklat Polri, beliau berpesan bahwa seorang pemimpin akan dimintakan pertanggungjawaban apa yang dipimpinnya, baik secara pribadi, keluarga, anggota yang dipimpinnya serta orang lain termasuk institusi Polri yang kita cintai. Berpegang pada QS: An Nahl (90) bahwa “Pemimpin harus berlaku adil” Dan QS: Shad (24) yang bermakna “Pemimpin yang adil”.

No Comments

Post A Comment