SEMINAR CTI (CONVENTION AGAINST TORTURE INITIATIVE)

SEMINAR CTI (CONVENTION AGAINST TORTURE INITIATIVE)

Dermark, 1/10/2019. Kadiklatsusjatrans Lemdiklat Polri Brigjen Pol. Nugroho S. Wibowo, M.Si. sebagai salah satu pembicara dalam seminar CTI Convention agains Torture Initiative (Konvensi untuk menghapuskan kekerasan dalam wawancara investigasi) bertempat di Denmark yang dilaksanakan tanggal 1 s/d 2 Oktober 2019.
Pada sesi tersebut disampaikan tentang pembangunan kapasitas anggota Polri melalui metode Pelatihan Alternatif Investigasi saat wawancara bagi tersangka maupun korban tanpa kekerasan sehingga dapat memberikan perlindungan HAM.
Metode wawancara investigasi yang disampaikan adalah model P.E.A.C.E. dimana dijabarkan sebagai berikut:

  1. P – Planning and Preparation
    Wawancara harus direncanakan dan dipersiapkan dengan sebaik-baiknya.
  2. E – Engage and Explain
    Wawancara harus dimulai dengan suatu pendekatan yang tepat kepada terwawancara.
  3. A – Account (Pernyataan)
    Wawancara dilaksanakan dengan teknik cognitive interview dan conversation management.
  4. C – Closure (Penutup)
    Wawancara perlu ditutup dan diakhiri dengan sebaik-baiknya.
  5. E – Evaluation (Evaluasi)
    Hasil dan proses wawancara perlu dievaluasi dengan sebaik-baiknya.

Indonesia yang telah meratifikasi UNCAT (United Nation Convention Against Torture) menjadi inisiator dalam kegiatan CTI ini dan merupakan hal baik bagi Polri dalam profesionalitasnya saat melakukan proses penyidikan.

No Comments

Post A Comment