lemdiklat polri, akademi kepolisian
Situs Resmi Lemdiklat Polri
+6287725222512

PEMBEKALAN KALEMDIKLAT POLRI DAN IBU PEMBINA TARUNA KEPADA TARUNA TINGKAT IV BATALION ARKANA SATRIADHARMA DEN 53

Semarang- Kalemdiklat polri Komjen Pol Prof. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M. Si beserta Ibu Ketua Umum PG-04 Lemdiklat Polri Ny. Hj. Yudaningrum Rycko Memberikan pembekalan Kepada Taruna tingkat IV di Audituriun Cendikia Akpol pada hari Rabu 29 Juni 2020, Kegiatan Pembekalan tersebut di hadiri oleh Gubernur Ptik, Gubernur Akpol, karo Bindiklat  dan beberapa Pejabat Utama Akpol.

Kegiatan pembekalan di awali dengan laporan, doa bersama serta sambutan Gubernur Akpol Irjen Pol. Drs. Suroto, M.Si. Dilanjutkan  pembekalan Pertama oleh Ny. Hj. Yudaningrum Rycko selalu ibu kehormatan Taruna dalam Pembekalannya menyampaikan:

"Jangan Pernah berhenti Belajar, Siapkan mental untuk ditempatkan dimana saja, Tunjukan sebagai perwira ilmuan, Selalu ingi berbuat yang terbaik, jaga kesehatan, jaga kehormatan, cepat beradaptasi dengan lingkungan dan masyarakat, jangan boros, jangan pamer, jaga penampilan yang baik, taat beribadah, minta doa orang tua, memilih pasangan hidup yang baik, hati-hati menggunakan medsos, dan yang terakhir Ilmu itu adalah peninggalan yang paling utama, dan beramal dengannya adalah kehormatan yang paling sempurna.

Setelah memberikan Pembekalan Ny. Hj. Yudaningrum Rycko memberikan bingkisan kepada 5 Taruna terbaik yang lulus dalam nilai sempurna. Setelah itu dilanjutkan pengarahan Kalemdiklat Polri Komjen Pol Prof. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M. Si dalam pembekalannya menyampaikan ada 3 filosofi hakiki anggota Polri yaitu:

1. Polisi sebagai penjaga peningkatan kualitas hidup umat manusia, yaitu Polisi mampu menciptakan rasa aman kepada masyarakat.
2. Polisi sebagai penjaga kemanusiaan, yaitu Polisi mampu mejalain komunikasi individu yang satu dengan individu yang lain atau satu kelompok dengan kelompok yang lain atau satu masyrakat dengan masyarakat yang lain membangun komunikasi yang efektif yang konstruktif dan juga saling tolong - menolong ketika itulah seorang Polisi mampu sebagai penjaga kemanusiaan
3. Polisi sebagai penjaga tetap lestarinya peradaban manusia, yaitu jika seorang petugas Polisi mampu meyakinkan kepada pihak-pihak individu dalam masyarakat tentang pentingnya untuk taat terhadap berbagai peraturan dan norma yang berlaku didalam kehidupan.

Setelah memberikan arahan Kalemdiklat Polri menutup pembekalan dengan ditandai laporan oleh Taruna Akpol dilanjutkan dengan foto bersama.