lemdiklat polri, akademi kepolisian
Situs Resmi Lemdiklat Polri
+6287725222512

KALEMDIKLAT POLRI MEMBUKA PENDIDIKAN ALIH GOLONGAN GELOMBANG I TAHUN 2021

Sukabumi - Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri Komjen Pol. Prof. Dr H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si membuka Pendidikan Alih Golongan Gelombang I dari Bintara ke Perwira Polri di Lapangan Soetadi Ronodipuro Setukpa, pada hari Senin (11/10/2021). Upacara pembukaan tersebut juga diikuti secara virtual oleh beberapa Pusdik yang menyelenggarakan Pendidikan alih golongan Gelombang I T.A. 2021.

Sebanyak 1.253 peserta didik yang merupakan para anggota Polri berpangkat Bintara senior akan mengikuti Pendidikan alih golongan selama 1 bulan kedepan. Pendidikan alih golongan dilaksanakan di Setukpa dan beberapa Pusdik (Pusat Pendidikan) dengan rincian peserta didik sebagai berikut, 804 peserta didik mengikuti pendidikan di Setukpa, 75 peserta didik di Pusdik Administrasi, 75 peserta didik di Pusdik Intelijen, 99 peserta didik di Pusdik Binmas, 100 peserta didik di Pusdik Sabhara dan 100 peserta didik di Pusdik Brimob.

Pendidikan alih golongan ini bertujuan untuk menyiapkan para peserta didik menjadi Perwira Polri yang akan mengemban tanggung jawab tugas lebih besar dan lebih kompleks sebagai seorang first line supervisor (penyelia garis depan).

Dalam amanatnya, Kalemdiklat memberikan penekanan kepada peserta Pendidikan alih golongan untuk :
a. Tingkatkan Keimanan dan Ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, terus bersyukur dengan belajar dan berlatih dengan penuh ketekunan dan riang gembira;
b. Segera beradaptasi, patuhi dan taati peraturan yang ada di Lembaga Pendidikan;
c. Pahami maksud dan tujuan Pendidikan dengan sebaik-baiknya, agar Proses Belajar Mengajar (PBM) dapat berjalan baik dan lancar;
d. Manfaatkan Pendidikan ini untuk mendapatkan ilmu pengetahuan dan keterampilan dengan penuh rasa tanggung jawab;
e. Bangun soliditas, solidaritas dan komunikasi yg efektif sesama Serdik, Instruktur, Pelatih dan Pengasuh.

Selain itu juga diingatkan untuk tetap mematuhi dan melaksanakan secara ketat Protokol Kesehatan baik bagi peserta didik maupun seluruh perangkat di lembaga pendidikan didalam penyelenggaraan pendidikan alih golongan sebagai upaya pencegahan risiko penularan virus covid-19.