lemdiklat polri, akademi kepolisian
Situs Resmi Lemdiklat Polri
+6287725222512

1.234 BINTARA POLRI RESMI DILANTIK MENJADI PERWIRA PERTAMA POLRI

Sukabumi - Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Prof. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si., melantik 1.234 orang Perwira Pertama Polri yang telah melaksanakan Pendidikan Alih Golongan (PAG) dari Bintara ke Perwira Gelombang II Tahun 2021, pada Kamis (16/12/2021).
Bertempat di lapangan Soetadi Ronodipuro Kalemdiklat Polri bertindak selaku Inspektur upacara, secara resmi menutup pendidikan PAG Gel. II TA. 2021 yang berjalan selama satu bulan, yang tersebar di enam Satuan Pendidikan 786 di Setukpa Sukabumi, 100 di Pusdik Sabhara, 100 di Pusdik Brimob, 100 di Pusdik Binmas, 75 di Pusdik Intel dan 75 di Pusdik Administrasi. 
Dalam upacara penutupan pendidikan Amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si yang diawali dengan ucapan selamat kepada para Perwira Polri yang baru saja dilantik, dan menyampaikan harapan Kapolri dengan proses Pendidikan Alih Golongan dari Bintara ke Perwira ini akan lahir sosok personil Perwira Polri yang Prediktif, Responsibilitas dan Transparansi berkeadilan, Profesional, Modern, Terpercaya sehingga mampu menghadapi berbagai dinamika tantangan tugas yang semakin berat, seiring dengan perkembangan Globalisasi yang sangat cepat dan dinamis serta diproyeksikan untuk menjadi manager atau penyelia tingkat pertama (First Line Supervisor) dilapangan. 
Kalemdiklat Polri Komjen Pol. Prof. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si., menegaskan, para Perwira yang baru saja dilantik ini harus dapat mewujudkan sosok Civilian Police, yang harus menyadari filosofi dasar kehadiran polisi ditengah masyarakat adalah untuk mencegah terjadinya kejahatan, tindakan pencegahan harus lebih dikedepankan dalam menyelesaikan setiap embrio permasalahan yang terjadi dimasyarakat secara tegas, humanis dan tuntas. 
Ciptakan situasi dimana dengan kehadiran Polisi akan menimbulkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari - hari, Pungkas Kalemdiklat Polri.